Tiga Objek Pengembangan Kemitraan Habitat

Antaranews Kalsel - 29 Oktober 2015

Tiga lokasi tersebut adalah Sungai Jalan Veteran, Sungai Jalan Jafri Zamzam, serta sungai di desa Alalak Selatan.
Banjarmasin (Antaranews Kalsel) – Tiga lokasi sungai di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menjadi objek pengembangan atau penataan yang akan dilakukan oleh Kemitraan Habitat yang bekerja sama dengan pemerintah kota setempat.

Ketua Bappeda Banjarmasin Ir Fajar Desira, Rabu membenarkan bahwa Pemkot Banjarmasin melalui instansinya telah berunding dengan sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) Kemitraan Habitat untuk menjadikan tiga lokasi sungai yang akan dikembangkan menjadi kawasan penataan.
Tiga lokasi tersebut adalah Sungai Jalan Veteran, Sungai Jalan Jafri Zamzam, serta sungai di desa Alalak Selatan.

Tiga lokasi tersebut dipilih dari beberapa lokasi yang direncanakan, karena itu waktu segera akan dilakukan penandatanganan kerja sama antara Kemitraan Habitat dan Pemkot Banjarmasin mengenai persoalan tersebut.Ditambahkan oleh Fajar, Pemkot Banjarmasin memang merencanakan akan mengembangkan tiga lokasi tersebut, seperti di Jalan Veteran akan dibangun sebuah sungai yang di sisi kiri dan kanan diapit jalan raya seperti layaknya “Cheonggyecheon” di Korea Selatan.

Kemudian di Jalan Jafri Zamzam memanfaatkan lokasi tersebut sebagai pengembangan pertamanan, fasilitas wisata, pembangunan rusunawa, dan sebuah bangunan serbaguna.

Sedangkan di Desa Alalak Selatan dimana lokasi tersebut terdapat pasar terapung akan dikembangkan lagi agar pasar terapung kian hidup tentu ditunjang berbagai fasilitas yang memancing wisatawan datang ke lokasi tersebut.

Sementara itu Ketua Tim Kemitraan Habitat Sjukrul Amien menyambut baik kesepakatan tiga lokasi yang akan menjadi objek kerja sama antara LSM-nya dengan Pemkot Banjarmasin tersebut, karena itu waktu segera akan dilakukan aksi nyata mewujudkan tersebut.

Kemitraan Habitat adalah sebuah lembaga swadaya yang bersifat nirlaba, mandiri dan tidak terkait dengan dan tidak dimaksudkan memajukan kepentingan suatu golongan atau aliran politik tertentu, dalam bentuk perserikatan.

Kemitraan Habitat didirikan berdasarkan akta notaris yang akan bekerja sama dan membuka kesempatan kepada berbagai pihak, para pakar, akademisi, swasta, dan penggiat permukiman yang peduli dalam pengembangan permukiman dan perkotaan untuk bergabung sebagai mitra strategis.

Editor: Hasan Zainuddin 
Dipublikasikan di Antaranews Kalsel, Kamis, 29 Oktober 2015.

Related Posts

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *