Kota Mataram

Kota Mataram memiliki kawasan kota tua Ampenan dengan bangunan bersejarah peninggalan Belanda, walaupun saat ini keberadaannya mulai tersingkirkan. Pada kawasan tersebut, terdapat Pantai Ampenan dengan plaza dan promenade sebagai ruang terbuka publik. Namun, di segmen lain dari pesisir Pantai Ampenan, terdapat kampung nelayan tradisional yang teridentifikasi kumuh, Kampung Pondok Perasi, yang mengurangi nilai estetika kota. Maka, Kota Mataram dikembangkan sebagai Kota Pusaka, salah satunya untuk mendukung wisata Lombok secara umum.

Kawasan prioritas kumuh di Kota Mataram adalah Kampung Pondok Perasi, Ampenan. Kampung Pondok Perasi merupakan kampung nelayan yang tinggal berdekatan dengan kawasan Kota Tua Ampenan.