Struktur Organisasi

Keanggotaan dalam Kemitraan Habitat adalah hak yang bersifat pribadi dan tidak dapat dialihkan kepada pihak lain, baik secara langsung ataupun melalui waris. Pendiri Kemitraan Habitat disebut Teman Serikat, yang berperan sebagai dewan pengarah organisasi dan dikelola oleh Dewan Eksekutif. Dewan Eksekutif Kemitraan Habitat menjalankan tugas secara kolektif kolegial. Dalam kegiatan fasilitasi pendampingan di kota mitra, ditunjuk satu orang sebagai koordinator UDMA (Urban Development and Management Advisory). Dewan Eksekutif dan UDMA dibantu oleh staf sekretariat.

struktur-organisasi-kemitraan-habitat

Struktur Organisasi Kemitraan Habitat


TEMAN SERIKAT

1. Dr. (HC) Ir. Djoko Kirmanto, Dipl. HE.

1_djoko_kirmanto

Djoko Kirmanto adalah Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia sejak 21 Oktober 2004 pada Kabinet Indonesia Bersatu oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang selanjutnya ditunjuk kembali sebagai Menteri Pekerjaan Umum pada Kabinet Indonesia Bersatu II pada tanggal 22 Oktober 2009. Djoko Kirmanto, yang lahir di Solo, 5 Juli 1943, memiliki latar belakang pendidikan Teknik Sipil di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta pada tahun 1969, dan pasca sarjana IHE-Delft Belanda tahun 1977 pada bidang Land and Water Development. Pada tahun 2005, Djoko Kirmanto dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa (HC) di bidang Pembangunan Wilayah dan Kota oleh Universitas Diponegoro, dan pada tahun 2014 dianugerahi Doktor Honoris Causa di bidang Sumber Daya Air dan Lingkungan oleh Universitas Gadjah Mada.

2. Ir. Erna Witoelar, M.Si.

2_erna_witoelar

Erna Witoelar lahir di Danau Tempe, Sulawesi Selatan, 6 Februari 1947. Erna Witoelar adalah Menteri Permukiman dan Pengembangan Wilayah Republik Indonesia pada Kabinet Persatuan Nasional pada tahun 2000-2001. Latar belakang pendidikan sarjana Erna Witoler adalah Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung, dan pasca sarjana bidang Ekologi Manusia di Universitas Indonesia. Selain aktif di Kemitraan Habitat, beliau juga aktif di beberapa organisasi seperti KEHATI, WALHI dan Filantropi Indonesia.

 

3. M. Ridwan Kamil, S.T., M.U.D.

3_ridwan_kamil

Ridwan Kamil dikenal sebagai Walikota Bandung sejak  tahun 2013. Ridwan Kamil lahir (4 Oktober 1971) dan dibesarkan di Bandung, termasuk menempuh pendidikan di Bandung yaitu di ITB, jurusan Teknik Arsitektur tahun 1990-1995. Ridwan Kamil kemudian mendapatkan gelar Master of Urban Design dari University of California, Berkeley tahun 1999-2001. Selain sebagai walikota Bandung, Ridwan Kamil juga mendirikan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa konsultan perencanaan, arsitektur dan desain, PT Urbane Indonesia.

 

4. Dr. Bima Arya Sugiarto

4_bima_arya_sugiarto

Bima Arya Sugiarto lahir di Bogor, 17 Desember 1972. Saat ini menjabat sebagai Walikota Bogor sejak tahun 2014. Bima Arya mendapatkan gelar sarjana Hubungan Internasional di Universitas Parahyangan, kemudian melanjutkan pendidikan pasca-sarjana di Monash University Jurusan Studi Pembangunan, dan doctoral di bidang Political Science di Australian National University. Selain sebagai Walikota Bogor, Bima Arya juga sebagai Komisaris Charta Politika Indonesia serta Dosen Pasca Sarjana Universitas Paramadina.

 

5. Setyono Djuandi Darmono

5-setyono-djuandi-darmono

S.D. Darmono yang lahir di Yogyakarta, merupakan pendiri dan Presiden Direktur PT Jababeka, Tbk., perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan kota dengan konsep ‘beyond property‘. S.D. Darmono juga aktif di berbagai kegiatan, seperti founder President University, Chairman PATA (Pacific Asia Travel Association) Indonesia Chapter, Chairman The Jakarta Old Town Revitalization Corporation (PT Pembangunan Kota Tua Jakarta) dan Chairman Tidar Heritage Foundation. Motto S.D. Darmono adalah ‘One City One Factory‘, dan merencanakan untuk membangun 100 kota baru.

 

6. Ir. Dhony Rahajoe

6-dhony-rahajoe

Dhony Rahajoe, lahir di Bandung 1 November 1965 adalah Managing Director Sinar Mas Land. Dhony merupakan lulusan Teknik Arsitektur Institut Teknologi Bandung pada tahun 1989. Dhony Rahajoe juga terlibat di beberapa kegiatan kemitraan, antara lain kemitraan penyelenggaraan Perguruan Tinggi ITSB (Institut Teknologi dan Sains Bandung) bersama ITB dan Pemkab Bekasi, kemitraan penyelenggaraan perguruan tinggi SGU (Swiss German University) bersama Yayasan Swiss German University, serta kemitraan penyelenggaraan program kewirausahaan di Tantri Abeng University.

 

7. Ir. F. Teguh Satria (alm)

7-teguh-satria

Teguh Satria lahir di Pati, 5 Juni 1953, dan meninggal di Bandung, 22 Februari 2015. Teguh Satria merupakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) periode 2007-2010. Selanjutnya pada tahun 2011-2012 ia menjadi Presiden FIABCI Asia Pacific. FIABCI adalah organisasi industri real estate dan properti dunia yang berbasis di Perancis. Teguh Satria merupakan tokoh yang sangat peduli terhadap industri properti khususnya untuk perumahan rakyat.

 

8. Ir. Budi Yuwono, Dipl. SE.

8-budi-yuwono

Budi Yuwono lahir di Tulungagung, 17 November 1952, saat ini merupakan Anggota DPR RI, yang duduk di Komisi V – Perhubungan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Pembangunan Pedesaan dan Kawasan Tertinggal, Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika. Sebelum menjadi anggota DPR, Budi Yuwono berkarir di Kementerian Pekerjaan Umum, dengan jabatan terakhir sebagai Dirjen Cipta Karya (2008-2012). Budi Yuwono menempuh pendidikan S1 Teknik Penyehatan ITB (1972-1977), dan S2 Tata Air di Institut of Hydraulic Engineering Delft Belanda (1987).

 

9. Dr. Yayat Supriatna, M.S.P.

9-yayat-supriatna

Yayat Supriatna yang lahir di Medan, 4 Juni 1965 adalah seorang pengamat perkotaan, yang juga merupakan dosen Teknik Planologi, Fakultas Arsitektur Lansekap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti. Yayat Supriatna menempuh pendidikan S1 di FISIP Universitas Padjajaran, dan melanjutkan S2 Teknik Planologi di Institut Teknologi Bandung. Selain aktif menjadi dosen, Yayat Supriatna juga menjadi Ketua TP4 (Tim Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan) Kota Bogor, yang dibentuk langsung oleh Walikota Bogor.

 

10. Ir. Nirwono Joga, M.L.A.

10-nirwono-joga

Nirwono Joga lahir di Jakarta, 11 Oktober 1968, merupakan pengamat perkotaan dan dosen Universitas Trisakti. Nirwono Joga juga merupakan Ketua Kelompok Studi Arsitektur Lanskap Indonesia, penggiat Gerakan ‘Ayo ke Taman’, serta Koordinator Kemitraan Kota Hijau. Di luar kegiatan tersebut, Nirwono Joga aktif menulis mengenai arsitektur lanskap, perkotaan, dan lingkungan hidup. Buku yang telah diterbitkan Gramedia antara lain RTH 30%: Resolusi [Kota] Hijau (2011), Memetakan “Hijau” Kota (2012), Gerakan Kota Hijau (2013). Greenesia (2014), Mewariskan Kota Layak Huni (2017) dan Kota Cerdas Berkelanjutan (2017).

 

11. Prof. Ir. Tommy Firman, M.Sc., Ph.D.

11-tommy-firman

Tommy Firman lahir di Bandung, 2 April 1950, merupakan Guru Besar (Professor) di Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Intitut Teknologi Bandung. Tommy Firman menempuh pendidikan sarjana Perencanaan Wilayah dan Kota ITB, magister Human Settlement Development, di Asian Institute of Technology, Thailand, sementara program doktoral diperoleh dari University of Hawaii/The East-West Center, USA dengan bidang Population and Urban Geography. Berbagai publikasi telah dihasilkan Tommy Firman, terutama dalam bidang mobilitas penduduk dan urbanisasi, pengembangan wilayah, desentralisasi dan sebagainya.

 

12. Dr. Ir. Wicaksono Sarosa

12_wicaksono_sarosa

Wicaksono Sarosa lahir di Bandung, 11 Oktober 1959, merupakan tokoh perencanaan kota di Indonesia dan aktif di kalangan peneliti perkotaan di Indonesia dan wilayah Asia Pasifik. Saat ini, selain aktif menjadi Ketua Dewan Eksekutif Kemitraan Habitat, Beliau juga menjalankan perusahaannya bernama Ruang Waktu, yang merupakan knowledge hub for sustainable (urban) development. Sebelumnya, Wicaksono pernah menjadi Direktur Eksekutif Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan (2009-2014), dan Direktur Eksekutif Urban and Regional Development Institute (URDI). Pendidikan sarjana Arsitektur ditempuh Wicaksono di ITB, kemudian untuk master dan doktoral ditempuh di University of California, Berkeley, USA, dengan bidang City and Regional Planning.

 

13. Ir. Sarwo Handayani, M.Si.

13-sarwo-handayani

Sarwo Handayani lahir di Jakarta, 1 Oktober 1954, merupakan pensiunan PNS DKI Jakarta. Sarwo Handayani pernah menjabat Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI (2014-2015). Sebelumnya Sarwo Handayani menjabat sebagai Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DKI (2013-2014), Kepala Bappeda DKI (2012-2013), Asisten Pembangunan Pemprov DKI Jakarta (2008-2013) dan Kepala Dinas Pertamanan (2004-2008). Pendidikan yang ditempuhnya adalah Teknik Arsitektur ITB dan Magister Administrasi Universitas Indonesia.

 

14. Agustaviano Sofjan

14-Agustaviano-Sofjan

Agustaviano Sofjan merupakan konselor/kepala kanselarai Fungsi Ekonomi, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok, Kerajaan Thailand merangkap UNESCAP. Beliau aktif di berbagai kegiatan, salah satunya sebagai Ketua Advisory Board APRM (Asia Pacific Regional Meeting). Pendidikan ditempuhnya dari Chulalongkorn University, Faculty of Commerce and Accountancy.

 

 

15. Endy Subijono

15-endy-subijono

Endy Subijono merupakan seorang arsitek yang menyelesaikan studi S1-nya di Jurusan Arsitektur Institut Teknologi Bandung pada tahun 1981. Beliau merupakan Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) sejak tahun 2008.

 

 

 

16. Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.P.P.

16-hetifah-sjaifudian

Beliau merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia tahun 2009 – 2014. Wanita kelahiran Bandung, 30 Oktober 1964 ini sebelum terpilih menjadi legislator, merupakan aktivis kebijakan publik dan tata pemerintahan. Saat dibangku kuliah, beliau pernah menjadi Ketua Himpunan Teknik Planologi Pangripta Loka ITB tahun 1985-1986. Beliau juga adalah salah satu pendiri AKATIGA (pusat analisis sosial), WRI, dan Inisiatif Association, serta pernah tercatat menjadi Direktur Eksekutif dari B-Trust Advisory Group untuk reformasi Kebijakan Publik dan Tata Pemerintah.

 

17. Enny Herawaty

17-enny-herawati

Enny Herawaty merupakan praktisi dan penggiat sanitasi, pemerhati fasilitas publik. Beliau merupakan Sekretaris Jenderal Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) sejak tahun 2003. Enny Herawaty juga pernah menjadi operator manager di BEVCO ALUMINIUM, Ltd. dan Asst. Director di INIAS Resources Center. Lulusan Institut Sains Teknologi Nasional Jurusan Teknik Sipil ini aktif dalam bidang toilet dan sanitasi. Beliau pernah membuat standar sistem toilet umum Indonesia dengan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Industri.

 

18. Ir. Mardiana Estilistiati, M.Hum.

18-mardiana-estilistiati

Mardiana Estiliasti Pambudy, atau yang akrab disapa Ibu Ninuk merupakan wartawan senior harian Kompas. Wanita kelahiran 29 April 1960 ini menyelesaikan penddikan S1 di Jurusan Agronomi, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (1983) dan meraih gelar Master dari Program Kajian Wanita, Program Pascasarjana, Universitas Indonesia (2003). Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas (sejak Juni 2012) ini pernah menjadi editor dengan liputan terkait gaya hidup, iptek, maupun seputar isu gender. Beliau juga merupakan Anggota Kelompok Kerja Ahli Dewan Ketahanan Pangan Nasional sejak 2004. Selain itu, Ninuk pernah aktif menulis tentang industri mode di Indonesia.

 

19. Ir. Imam Santoso Ernawi, M.C.M., M.Sc.

19-imam-s-ernawi

Imam S. Ernawi (2017-saat ini) aktif sebagai Ketua Satuan Tugas Infrastruktur Asian Games XVIII Kementerian PUPR. Pria kelahiran Tuban, 10 Mei 1955 ini pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Cipta Karya di Kementerian Pekerjaan Umum. Imam S. Ernawi juga saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama PT. Adhi Karya (Persero), Tbk. Beliau merupakan alumnus Teknik Arsitektur ITB (1979) dan program S2 (double degree) di bidang Construction Management dan Engineering Policy di Washington University Amerika Serikat (1991). Selain itu, beliau juga merupakan alumni Lemhanas KRA XXXVII (2004). Beliau pernah menduduki berbagai jabatan seperti Direktur Jenderal Penataan Ruang, Direktur Bina Program Ditjen Cipta Karya, Kepala Biro Perencanaan dan Informasi Publik, Direktur Bina Teknik, Ditjen Perumahan dan Permukiman, Kepala Pusat Kajian Kebijakan, serta Staf Ahli Menteri PU.

 

20. Dr. Ir. Ruchyat Deni Djakapermana, M.Eng.

20-ruchyat-deni-djakapermana

Ruchyat Deni Djakapermana menyelesaikan pendidikan S1-nya di Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Planologi. Beliau pun melanjutkan sekolah S2 di Asian Institute of Technology (AIT) dengan jurusan Teknik Transportasi dan S3 di IPB jurusan Pengembangan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Pengembangan Wilayah. Hingga sekarang beliau aktif menjadi pengajar pendidikan dan pelatihan baik formal maupun diklat-diklat di beberapa perguruan tinggi maupun lembaga diklat di Indonesia. Beliau pernah menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum dan Staf Ahli Menteri PU Bidang Hubungan Antar Lembaga (2012).

 

21. Ir. Hadi Sucahyono, M.P.P., M.Sc., Ph.D.

21-hadi-sucahyono

Hadi Sucahyono pernah menjadi Direktur Pengembangan Permukiman dan Kepala Pusat Perencanaan Infrastruktur PUPR, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Sejak 2017, beliau menjabat sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Strategis, Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PUPR. Beliau menyelesaikan pendidikan S1-nya di Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Planologi. Beliau pun melanjutkan sekolah S2 di Georgetown University dengan jurusan Public Policy dan S3 di Ohio State University jurusan City and Regional Planning.

 

22. Ir. Danny Sutjiono

22-danny-sutjiono

Danny Sutjiono pernah menjadi Direktur Pengembangan Air Minum (PAM) (2010-2014), Kementerian PU. Alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Jurusan Teknik Sipil ini fokus pada kegiatan-kegiatan pembangunan dan penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman serta pengembangan perkotaan, khususnya bidang air minum. Beberapa kegiatan yang pernah beliau lakukan diantaranya Program Penanganan Kawasan Kumuh di Makassar, Sulawesi Selatan (1998-2000), Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) (2000-2007), Program Urban Shelter Development Reform Project (USDRP) (2007-2010), serta Program Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) (2010-2014).

 

23. Dr. Ir. Lana Winayanti, M.C.P.

23-lana-winayanti

Sejak 2017, Lana Winayanti menjabat sebagai Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Sebelumnya, beliau pernah menjadi Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Kementerian PUPR. Beliau pun pernah menjadi Asdep Evaluasi Pembiayaan Kemenpera. Beberapa kegiatan yang pernah beliau lakukan ialah Penelitian Advokasi Hak Pejalan Kaki di Padang, Yogya, dan Mataram, Penyusunan Nasional Report Habitat III, menjadi Ketua Harian Sekretariat Nasional Habitat, menjadi Koordinator W65 AMPCHUD, dan lainnya. Beliau juga aktif menyusun dan melaksanakan kebijakan perumahan rakyat serta kegiatan-kegiatan yang terkait dengan pembiayaan perumahan.

 

24. Ir. Susmono

24-susmono

Alumnus Institut Teknologi Bandung Jurusan Teknik Sipil ini pernah menjadi Kepala Project Management Unit (PMU) Program Pengentasan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) tahun 1999-2000. Beliau juga pernah bekerjasama dengan berbagai LSM (Borda, BEST, LPTP & BALIFOCUS) untuk mengembangkan Community Based Sanitation (CBS) atau Sanitasi Berbasis Masyarakat (2003-sekarang). Selain itu, hingga sekarang beliau aktif menjadi pendukung untuk Pokja AMPL (Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman) Pusat sejak tahun 2005.

 

25. Ir. Th. Srimulyatini Respati

25-th-sri-mulyatini-respati

Th. Srimulyatini Respati atau yang akrab disapa Niniek pernah menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Perencanaan Teknis Direktorat Pengembangan Permukiman, Kementerian Pekerjaan Umum. Sejak awal menjadi PNS di tahun 1985, beliau sudah terlibat dalam pembangunan dan pengembangan perumahan dan lingkungan perdesaan. Beliau juga pernah menjadi aktivis pemberdayaan masyarakat perdesaan yang mengembangkan klinik (pemugaran) perumahan di Jawa Tengah bekerja sama dengan K/L di pusat maupun daerah. Beliau juga menjadi bagian dari tim pembina dan pendamping pengelolaan dan penghunian rusunawa mulai tahun 2004 hingga sekarang.

 

26. Ir. Dwityo Akoro Soeranto, M.U.R.P.

Sejak 2016, Dwityo A. Soeranto menjabat sebagai Direktur Keterpaduan Infrastruktur Permukiman, Ditjen. Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Beliau pernah menjadi project manager pada Urban Sector Development Reform Project di tahun 2007-2013, sebuah kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Bank Dunia. Dwityo A. Soeranto lulus dari Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Bandung pada 1986. Kemudian beliau melanjutkan pendidikannya pada Urban Studies and Planning di Virginia Commonwealth University, College of Humanities and Sciences.

 

 

 

 


DEWAN EKSEKUTIF

  1. Ketua Dewan Eksekutif (merangkap anggota):
    Dr. Ir. Wicaksono Sarosa
  2. Wakil Ketua Dewan Eksekutif (merangkap anggota):
    – Ir. Danny Sutjiono
    – Ir. Sarwo Handayani, M.Si.
  3. Anggota Dewan Eksekutif:
    – Dr. Yayat Supriatna, M.S.P.
    – Ir. Dhony Rahajoe
    – Ir. Susmono
    – Ir. Nirwono Joga, M.L.A.

KOORDINATOR UDMA (Urban Development and Management Advisory)

  1. Ir. M. Sjukrul Amien, M.M. – UDMA Kota Banjarmasin
  2. Ir. Th. Sri Mulyatini Respati – UDMA Kota Malang
  3. Ir. Antonius Budiono, M.C.M. – UDMA Kota Palu
  4. Ir. M. Maliki Moersid, M.C.M. – UDMA Kota Banda Aceh
  5. Ir. Ismono Yahmo, M.A. – UDMA Kota Mataram
  6. Ir. Kati Andraini, M.P.I.A. – UDMA Kota Bogor

SEKRETARIAT

  1. Gabriel Efod Virant Pangkerengo, S.T. (Sekretaris Eksekutif dan Urban Planner)
  2. Nur Ratna Mukti, S.T. (Urban Planner)
  3. Dwiky Sarahidha, S.T. (Urban Planner)